Jurnal INSTRUMENTASI, Volume 34 No. 2, July-December 2010

PenulisArtikelAbstrak
Iskandar FitriOPTIMALIZATION OF ULTRAWIDEBAND MICROSTRIP
SLOT ANTENNA ARRAY
Microstrip slot antenna fed by matching network of microstrip line to increase very wide-bandwidth is proposed
in this paper. The microstrip line composed of multi tuning stubs is used to control slots antenna real impedance
to match with impedance characteristic of feeding line so that it could increase the bandwidth. The design has
achieved good input impedance in the ranges frequency of 1.3–5.1 GHz for single slot, 1.1–6.4 GHz for two slots
and 7.5–36.1 GHz for four slots. The measured return loss S11 agrees well with the simulated results for single slot.
Dwina Kuswardani, M. Rahmat Widyanto, Putu Wuri HandayaniDESAIN TEMPLATE PADA KLASIFIKASI BENTUK LENGKUNG
DERETAN GIGI MANUSIA DENGAN REGRESI KUADRATIK
Dalam penelitian ini dilakukan desain template pada klasifi kasi bentuk lengkung gigi menggunakan regresi kuadratik.
Desain template ini sangat diperlukan untuk membedakan tiga bentuk lengkung gigi, yaitu Tapered, Ovoid,
dan Square yang mempunyai kemiripan sangat dekat. Pembentukan desain template berdasarkan jarak antargigi,
yakni lebar interkaninus, tinggi interkaninus, dan tinggi intermolar. Bentuk desain template di sini ada tiga yakni,
pertama, rahang atas dan rahang bawah. Kedua, rasio dari tinggi kaninus dan lebar kaninus. Ketiga, rasio dari tinggi
intermolar dan lebar interkaninus. Pengklasifi kasian berdasarkan tiga variabel itu menjadi lebih baik dibandingkan
hanya dengan template tunggal. Metode pembentukan desain template menggunakan metode regresi kuadratik dan
klasifi kasi bentuk lengkung gigi menggunakan metode least square loss function. Uji coba dilakukan terhadap 120
citra gigi yang didapat dari beberapa klinik gigi di Jakarta. Hasil klasifi kasi dari desain template yang diusulkan
mempunyai akurasi 16,6% lebih baik dibandingkan dengan desain template tunggal. Desain template ini diharapkan
dapat membantu dalam menentukan klasifi kasi bentuk lengkung gigi dari citra model cetakan gigi sehingga dapat
membuat perencanaan perawatan yang tepat.
Hadi Sardjono, Bambang Supriyanto, Lukluk Khairiyati, Budi PrasetyoPEMVALIDASIAN TINGKAT KESTABILAN NILAI DEVIASI
STANDAR NASIONAL ARUS AC PADA SISTEM PENGUKURAN
TCC (THERMAL CURRENT CONVERTER) DENGAN TINGKAT
KETELITIAN LEBIH KECIL DARI 10 ΜA/A BERDASARKAN
METODE PEMINIMISASIAN RUGI RUGI
Ketelitian pengukuran arus AC ditentukan oleh tingkat keandalan sistem pengukuran dari gangguan rugi-rugi baik
yang berasal dari dalam maupun luar rangkaian pengukuran. Biasanya, perakitan sistem pengukuran standar nasional
arus AC dilakukan dengan meletakkan instrument standar TCC (Thermal Current Transfer) di ruang terbuka.
Melalui penelitian ini instrument standar TCC tersebut akan diletakkan di dalam sebuah kotak anti medan elektromagnetik
atau disebut sangkar Faraday. Berdasarkan hasil penelitian, nilai deviasi dapat divalidasi dengan nilai
rata-rata sebesar 0.72 μA/A karena adanya peningkatan ketelitian pengukuran dengan nilai rata rata dari sebesar
2.08 μA/A menjadi 0.98 μA/A.
Hidayat WiriadinataSISTEM KALIBRASI TERMOMETER INFRARED
UNTUK RENTANG 200°C–1000°C
Telah dibangun suatu sistem kalibrasi termometer infrared untuk rentang 200°C–1000°C. Sistem tersusun dari
benda-hitam variabel sebagai media kalibrasi dan termokopel tipe-R sebagai termometer standar. Kemampuan
Mengukur dan Kalibrasi (Calibration and Measurement Capability, CMC) sistem adalah ± 1.2°C pada suhu 200°C
dan ± 5.8°C pada suhu 1000°C pada tingkat kepercayaan 95% dan faktor cakupan k = 2.
Sugianto, Muhammad Arief2, Hamza HilalPENERAPAN LOGIKA SAMAR PADA KENDALI OPERASI SISTEM
TENAGA LISTRIK
Logika samar (fuzzy logic) adalah suatu pola pikir yang dikembangkan oleh Lofti A. Sadeh sejak tahun 1965. Pola
pikirnya tidak mengandalkan lagi variabel numerik dengan angka-angka presisi seperti kendali konvensional tetapi
lebih menekankan pada variabel “linguistik” yang tidak pasti atau samar. Logika ini tidak perlu lagi memodelkan
sistem dalam rumusan yang sangat sukar, tetapi dengan variabel-variabel samar yang sederhana sehingga lebih
cepat dimengerti. Tulisan ini menjelaskan tentang struktur dan desain “fuzzy logic controller”, dan algoritma untuk
menentukan variabel masukan yang tepat sehingga didapatkan kinerja sistem yang diinginkan.
Retno Wigajatri P, N.B.Prihantini, Arief UdhiartoRANCANG BANGUN PERANGKAT UNTUK MENGUKUR
KONSENTRASI PHYTOPLANKTON DENGAN METODE OPTIK
Studi Kasus: Suspensi Campuran Scenedesmus Sp., Chlamydomonas Sp.
dan Chlorella Sp.
Telah dilakukan pengujian terhadap rancang bangun perangkat berbasis absorpsi cahaya untuk mengukur konsentrasi
phytoplankton. Pengujian dilakukan dengan objek kultur campuran Scenedesmus sp., Chlamydomonas sp., dan
Chlorella sp. Ditunjukkan bahwa untuk rentang konsentrasi sel dari 0 hingga 1×106 sel/ml, logaritma intensitas
transmisi ternormalisasi pada 690 nm berbanding lurus dengan konsentrasi sel dengan konstanta proporsional –3×10-6
ml/sel. Ditunjukkan pula bahwa perbandingan intensitas transmisi ternormalisas pada 690 nm terhadap intensitas
transmisi ternormalisasi pada 633 nm berbanding linier dengan sel konsentrasi pada rentang konsentrasi 5×104
hingga 1×106 sel/ml dengan konstanta proporsional –2×10-6 ml/sel.
Sri Kadarwati, Nanang KusnandarUJI BANDING LABORATORIUM KOMPOR GAS
DENGAN MENGGUNAKAN SNI 7368:2007 SEBAGAI METODE UJI
Dalam rangka memenuhi persyaratan pengajuan akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), tiga laboratorium
kompor gas menyelenggarakan uji banding dengan menggunakan SNI 7368:2007 sebagai metode uji. Sembilan
kompor gas satu tungku sebagai sampel uji diambil dari pabrik kompor yang sudah tersertifi kasi ISO 9001. Dengan
menggunakan analisis grafi k kendali Shewart, hasil uji banding memperlihatkan bahwa unjuk kerja dua laboratorium
masih dalam rentang yang diperbolehkan (memuaskan), meskipun beberapa hasil pengukuran berada dekat garis
batas peringatan, sedangkan satu laboratorium hasilnya tidak dapat dievaluasi karena datanya tidak mencukupi.


Penulis : Iskandar Fitri,Dwina Kuswardani, M. Rahmat Widyanto, Putu Wuri Handayani, Hadi Sardjono, Bambang Supriyanto, Lukluk Khairiyati, Budi Prasetyo, Hidayat Wiriadinata, Sugianto, Muhammad Arief, Hamza Hilal
Retno Wigajatri P, N.B.Prihantini, Arief Udhiarto, Sri Kadarwati, Nanang Kusnandar

Dewan redaksi : Farid Ruskanda, HA Tjokronegoro, Sunartoto G, Jimmy P, Harris Y, Boedi S, Benyamin S, Hermawan KD, Yul YN, Sekartedjo, Wahidin W, Purwadaria, Andrianto H, Marga A, Kreshna A, Fatimah ZP, Santosa PS, Husein AA, A Harimawan, Dede E, Mego Pinandito, Dini Andiani, Agustinus Praba, Aditya Ahmadi, Agah Faisal, Agus Prihartono, Arfan Shindu, Asep Hapidin, Asep Insani, Bernandus H, Denny H, Gigin Ginanjar, Helmi Zaini, R Rudi A, Veny Luvita, Sri Wahyuningsih, Maharani Ratna P, Yuniar Restuwati, Sarwintyas P, Nanik Supriyanti, Prapti Sasiwi, Junaedi M
ISSN : 0125-9202
Tahun Penerbitan : 2010
Penerbit : LIPI PRESS

instrumentasi34-2-2010.jpg (4 KB)

instrumentasi34-2-2010.jpg (4 KB)

Satker: P2 KIM
This entry was posted in Instrumentasi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>