Upaya mengkaji formasi dan peran kelas menengah deaerah yang diwakili oleh kelompok akademisi dan kelompok organisasi non pemerintah sangat relevan dalam kondisi saat ini. Pertama, karena kehadiran mereka sebagai salah satu unsur civil society yang cenderung mendorong berkembangnya nilai-nilai universal dan demokrasi di daerah. Kedua, sebagai sebuah entitas akademis tentunya mereka memiliki kekuatan modal sosial untuk mendorong terciptanya partisipasi sosial politik publik dalam pemerintahan di daerah melalui upaya pendidikan kritis, penciptaan institusi-institusi sosial dalam masyarakat, perkembangan dan pertumbuhan gerakan-gerakan sosial yang semuanya melakukan tugas sebagai kontrol sosial terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih di daerah.
Proses demokrasi di tingkat Pusat yang ditandai oleh pemilihan presiden secara langsung juga telah merembes ke daerah-daerah, terutama ketika dijalankan pemilihan kepala daerah secara langsung pula. Persoalannya adalah apakah daerah cenderung mengcopy proses demokrasi di tingkat nasional? Atau daerah memiliki jalannya sendiri untuk mendorong proses demokrasi di daerah? Kajian tentang partisipasi kelas menengah dalam kontrol sosial terhadap pelaksanaan pemerintahan yang baik dan bersih di daerah – berupaya menjawab pertanyaan di atas.
Penulis : Henny Warsilah, Riwanto Tirtosudarmo, Thung Ju Lan, Soewarsono.
Editor : Henny Warsilah
ISBN : 979-3673-72-9
No. Klasifikasi : 303.33
Subyek Klasifikasi : 1. kontrol sosial. 2. pemerintah daerah. 3. kelas menengah. 4. demokratisasi
Kolasi : vii+135hlm; 21cm
Tahun Penerbitan : 2005
Penerbit : LIPI PRESS

