| Penulis | Artikel | Abstrak |
|---|---|---|
| I Ketut Ardhana | Menengok Budaya Diskusi tentang Demokrasi sebagai Media untuk Perubahan | Cukup menarik melihat perkembangan budaya berdemokrasi di Thailand. Alasannya adalah bahwa negeri ini dianggap sebagai negara demokrasi terbesar di Asia Tenggara selama ini, namun dengan dilancarkannya coup d’tat (kudeta) oleh pihak militer tahun ini, tampaknya predikat sebagai negeri demokrasi terbesar itu pun memudar dan mulai dipertanyakan. Tidak mengherankan, bahkan sebagai pengantinya Indonesia tampaknya mulai dipertimbangkan sebagai penggantinya |
| Soewartoyo | Sumber Daya Manusia, Ketenagakerjaan dalam Industri Logam: Masalah Hubungan Kerja dan Produktivitas | Tulisan ini secara spesifik akan melakukan bahasan tentang sumber daya manusia (SDM) yang berada di lingkungan industri kecil logam terutama produk komponen otomotif. Dalam menelaah tentang SDM sendiri akan difokuskan kepada analisis yang terkait dengan aspek tenaga kerjanya. Dalam penulisan ini penulis lebih mendasarkan kepada studi dengan pendekatan desk review, namun demikian penulis juga akan melengkapinya dengan data yang diperoleh di lapangan. Data lapangan lebih banyak didapat dari hasil observasi dan depth interview kepada pelaku industri. Objek pengamatan lokasi adalah industri kecil logam yang berada di Jawa Timur dan Jawa Barat |
| Widjajanti M. Santoso | Feminitas Perempuan Indonesia dalam Sinetron | Artikel ini memproblematikkan representasi perempuan Indonesia yang ada pada sinetron, dengan menggunakan perspektif feminis sosiologi yang dibangun oleh Dorothy Smith. Untuk mempertajam fokus, kajian ini menggunakan konsep femininitas yang mengacu pada bagaimana keperempuanan ditampilkan. Kajian ini berpendapat bahwa perspektif akan mempengaruhi tidak hanya proses penelitian akan tetapi juga hasil penelitian itu sendiri. Perempuan di sini merupakan sebuah standpoint yang menunjukkan signifikansi masalah sosiologis dari kajian ini |
| Oemi Atiyah | Profesionalisme Kehumasan | Kalau kita berbicara masalah profesionalisme kehumasan, maka kita akan berkaitan dengan profesi seseorang dalam hal ini praktisi humas yang membutuhkan dan memerlukan kemampuan dalam bidangnya secara khusus untuk menjalankan profesinya tersebut. Humas adalah sebuah unit yang mempunyai tugas untuk membangun kerja sama, saling pengertian, saling menghargai dengan komunikasi dua arah. Humas merupakan fungsi manajemen yang membentuk dan mengelola hubungan saling menguntungkan antara organisasi dan masyarakat. Keberhasilan atau kegagalan hubungan ini bergantung pada fungsinya |
| Syarif Hidayat | Peran Keluarga, Masyarakat, dan Sekolah dalam Proses Pembinaan dan Pembudayaan Kesadaran Hukum di Indonesia | Keterbukaan informasi sebagai dampak lain dari krisis moneter yang melanda Indonesia, membawa konsekuensi tumbuhnya keberanian anggota masyarakat untuk menyatakan pendapat, sekaligus sebagai pelampiasan kemarahan atas dibungkamnya kebebasan mereka selama kurang lebih 32 tahun oleh penguasa orde baru. Di tengah eforia reformasi dan demokratisasi yang dinikmati secara berlebihan itu terutama dalam menempatkan hak asasi manusia (HAM), telah menimbulkan fenomena dalam bentuk pemaksaan kehendak dan eskalasi pengadilan rakyat (eigenricting) berupa tindakan main hakim sendiri, dan pemogokan buruh/karyawan untuk menuntut perbaikan nasib, tetapi justru disusul dengan perusakan dan penghancuran berbagai sarana dan prasarana. Dalam kondisi seperti ini orang bertanya, apakah masyarakat tidak memahami hukum atau mereka melihat lembaga-lembaga hukum tidak memiliki kredibilitas yang bisa memberi keadilan bagi masyarakat |
| Dwi Purwoko | Hubungan Akses Media Konteks Membaca dengan Kemandirian Santri di Pondok Pesantren | Dalam masyarakat Jawa, istilah santri mencerminkan kehidupan keberagamaan sebagian besar orang Jawa yang taat kepada ajaran Islam. Kategori ini berbeda kontras dengan abangan yang mengacu pada kelompok masyarakat Jawa yang kurang taat pada ajaran agamanya. Jadi perbedaan antara santri dan abangan dibuat berdasarkan perilaku religiusitasnya. Kelompok santri lebih religius daripada abangan. Namun ukuran religiusitas tentu saja bergantung pada nilai orang yang menggunakan istilah tersebut. Dengan demikian, santri merupakan simbol atau identitas keislaman yang kental |
| Ratna Shofi Inayati | Diplomasi Indonesia-Malaysia, Kasus Ambalat | Beberapa waktu lalu semangat nasionalisme masyarakat Indonesia kembali membara. Hal ini disebabkan oleh tindakan sepihak Malaysia yang lagi-lagi melakukan klaim terhadap wilayah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di sekitar Perairan Sulawesi, tepatnya di Blok Ambalat dan Blok East Ambalat. Tindakan sepihak ini menuai tanggapan yang beragam dari seluruh lapisan masyarakat Indonesia, dari mulai demo, sikap untuk melakukan diplomasi, hingga sikap keras untuk melakukan perang terbuka. Sikap masyarakat Indonesia sangat wajar, mengingat luka akan lepasnya Pulau Sipadan dan Ligitan masih belum hilang. Selain itu, hingga saat ini, pihak Malaysia tidak pernah berniat baik dalam menyelesaikan permasalahan perbatasan dengan negara tetangga |
| Soegito | Efektivitas Penayangan Iklan Televisi dari Suatu Produk, sebagai Sarana Komunikasi, untuk Mempengaruhi Kemauan Membeli terhadap Masyarakat Pemirsanya, Suatu Kajian dengan Pendekatan Fisbein | Every product should be promoted by advertising to make everybody knows about that products. Advertising throught out television program is very expensive, but almost company using that way to promote it’s product. Decision to buy somethings/some goods usually is a long process, because need many analysis and experiences. Using “Fisbein” formulas, the writer try to analize the relationship between decision to buy and promotion through television program as the way of communication system. |
| Kurleni Ukar | Merencanakan Komunikasi tentang Teknologi | Disadari atau tidak, masyarakat kita sudah sangat akrab dengan teknologi karena sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari hari. Bayangkan saja, bagaimana kehidupan kita tanpa adanya listrik, telepon, mobil, komputer, dan sebagainya. Beberapa orang bahkan akan sangat merasa tidak nyaman jika handphone-nya tertinggal di rumah. Berbagai produk baru bermunculan hampir setiap hari, dengan majunya teknologi |
| Washington P. Napitupulu | Manusia yang Harmonis Menuju Masyarakat Madani di Milenium Ketiga | Masalah masa kini dan masa depan adalah satu proses yang tak terpisahkan satu dengan yang lain. Kita belajar dari pengalaman di masa lalu, menetapkan visi, misi, strategi, dan taktik untuk masa depan kita masyarakat madani (civil society), yakni “masyarakat yang memahami akan hak, kewenangan, dan tanggung jawab mereka dalam semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara”. Masyarakat seperti ini berfungsi sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan seluruh cita-cita bangsa secara bertahap |
Penulis : I Ketut Ardhana, Soewartoyo, Widjajanti M Santoso, Oemi Atiyah, Syarif Hidayat, Dwi Purwoko, Ratna Shofi Inayati, Soegito, Kurleni Ukar, Washington P Napitupulu.
Dewan redaksi : Pemimpin Umum: Wakil Kepala LIPI. Wakil Pemimpin Umum: Sekretaris Utama LIPI. Pemimpin Redaksi: Kepala BKPI. Wakil Pemimpin Redaksi: Dra. Oemi Atiyah, M.M. Sekretaris Redaksi: Heni Rosmawati, S.Si., M.Si. Pemimpin Produksi: Dra. Sarwintyas Prahastuti. Redaktur: Dr. Phil. I Ketut Ardhana, M.A., Drs. Dwi Purwoko, M.Si., APU., Ken Trisno, S.E., M.M., Dra. Till Pardede, Dra. Kasih Rahayu. Staf Redaksi: Tri Budi Iswaryanto, S.S., Dewi Nuryaningsih, B.A., Soeparno, S.Sos., Uus Nandang Iskandar, Dyah Rachmawati, A.Md., Editor Bahasa: Nanik Supriyanti, S.S., Desain Sampul: Junaedi Mulawardana, A.Md., Distribusi/Sirkulasi: Soegiarti Soepeno, S.Sos., Dwi Wiyanti, Sri Hustanti. Narasumber: Prof. Drs. Rusdi Muchtar, M.A.
ISSN : 0126-2491
Tahun Penerbitan : 2007
Penerbit : LIPI PRESS

