Peningkatan Daya Saing Wilayah Perbatasan

Secara umum, disadari bahwa daya saing wilayah perbatasan RI masih tertinggal jauh dari negara tetangga kita. Penyebabnya antara lain minimnya potensi daerah, kemampuan sumberdaya manusia, sarana dan prasarana yang terbatas. Hal itu diperparah lagi dengan adanya pandangan selama ini bahwa daerah perbatasan hanya dianggap halaman belakang dari wilayah Indonesia. Pendekatan pembangunan yang dilakukan masih bertumpu pada pendekatan keamanan, sementara pembangunan kesejahteraan masih terabaikan. Agar kondisi ketertinggalan daerah perbatasan tidak berlarut-larut yang dapat mengakibatkan perubahan orientasi sosial budaya dan ekonomi masyarakat terhadap kemajuan negara tetangga maka paradigma pendekatan keamanan perlu dilakukan perubahan. Paradigma yang dikembangkan adalah menjadikan daerah perbatasan sebagal halaman depan, fokus pada peningkatan unsur kesejahteraan masyarakat perbatasan dengan tidak mengabaikan aspek pembangunan pertahanan/keamanan. Mengingat karakteristik daerah perbatasan berbeda-beda, maka pendekatan yang dilakukan pun harus spesifik disesuaikan dengan karakteristik lokal yang berbasis pada pengambangan potensi SDA, industri, jasa, dan ketenagakerjaan. Untuk hal tersebut diperlukan data informasi yang komprehensif sebagai dasar pembuatan kebijakan dalam meningkat1kan daya saing wilayah perbatasan kita.


Penulis : -
Editor : Arie Sudaryanto, Agusto W. M., Dessy Argayulia
ISBN : 979-799-067-2
No. Klasifikasi : 320.8
Subyek Klasifikasi : 1. wilayah perbatasan. 2. daya saing
Kolasi : xviii; 184hlm; 14,5×20,2cm
Tahun Penerbitan : 2007
Penerbit : LIPI PRESS

Satker: B2PTTG
This entry was posted in Buku Ilmiah. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>