Perkembangan Kebijakan Hak Pengelolaan Atas Tanah dan Permasalahannya

Pasal 16 ayat 1 Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) menciptakan bermacam-macam hak atas tanah yang terdiri dari: a) Hak Milik, b) Hak Guna Usaha, c) Hak Guna Bangunan, d) hak Pakai, e) hak Sewa, f) Hak membuka hutan, g) hak memungut hasil hutan, h) Hak-hak lain yang tidak termasuk dalam hak-hak tersebut diatas yang akan di tetapkan dengan undang-undang serta hak-hak yang sifatnya sementara.

Selain hak-hak atas tanah di atas, dalam praktik di luar UUPA dikenal adanya Hak Pengelolaan (HPL). HPL dikonsepsikan sebagai Hak Menguasai dari Negara (HMN) yang kewenangan pelaksanaannya sebagian dilimpahkan kepada pemenangnya. Namun, dalam pemanfaatan HPL oleh pemegang HPL cenderung komersialisme (provit oriented). tidak heran apabila muncul problematika dalam pemanfaatan HPL.

Buku ini memaparkan: 1) Perkembangan kebijakan HPL, 2) Perkembangan makna HPL dan permasalahannya, serta 3) Langkah-langkah yang harus di ambil dalam mendudukkan makna HPL sebagai HMN yang kewenangan pelaksanaannya sebagian dilimpahkan kepada pemenangnya.


Penulis : Ratna Djuita
Editor : DR. Risnanto
ISBN : 978-979-799-670-3
No. Klasifikasi : 333
Subyek Klasifikasi : 1. Tanah. 2. Kebijakan. 3. Hak Pengelolaan
Kolasi : viii+72hlm; 14,8x21cm
Tahun Penerbitan : 2011
Penerbit : LIPI PRESS

Satker: Badan Pertanahan Nasional
This entry was posted in Buku Ilmiah. Bookmark the permalink.

One Response to Perkembangan Kebijakan Hak Pengelolaan Atas Tanah dan Permasalahannya

  1. Camubar Mastika says:

    dengan hormat, mohon dikirimkan materi “Perkembangan kebijakan Hak Pengelolaan Atas Tanah dan Permasalahannya”
    Trimakasih atas bantuannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>