Poso Pasca Konflik: Kelembagaan dan Pemulihan Ekonomi

Konflik Poso, hingga kini belum tertuntaskan, hal ini membuat kondisi Poso tidak menentu. Kondisi yang membuat warga Poso ragu dalam melangkah untuk menata kembali kehidupannya yang telah hancur akibat konflik yang masih saja menyisakan permasalahan. Peristiwa-peristiwa yang terjadi hingga kini bahkan memperkuat keraguan masyarakat termasuk juga orang-orang yang ingin berkunjung ke Poso. Dengan kondisi seperti ini tentunya akan sangat berpengaruh pada roda ekonomi daerah, yang juga berdampak pada ekonomi masyarakatnya. Mencermati hal tersebut maka upaya khusus perlu dilakukan secara hati-hati dan bersungguh-sungguh untuk membantu Pemerintah Daerah serta masyarakat Poso dalam upaya pemulihan kondisi sosial ekonominya. Penanganan yang terintegrasi diperlukan karena permasalahannya yang kompleks tidak dapat dipandang hanya dari satu sisi permasalahan saja.

Trauma yang dialami masyarakat Poso harus segera ditangani secara profesional untuk membangun rasa aman dan percaya diri. Dengan tumbuhnya rasa aman, maka perlahan-lahan trauma yang dialami dapat tersisihkan. Meskipun ini semua tidak mudah dan memerlukan waktu yang cukup lama, tetapi harus segera dilakukan agar tidak menjadi berlarut-larut sehingga kelak lebih sulit lagi menanganinya. Berbagai dukungan diperlukan untuk mencapai kondisi yang diinginkan, yaitu aman dan damai. Dukungan kelembagaan dan kebijakan serta partisipasi serta tingkat toleransi masyarakat dituntut untuk mencapai kedamaian, kerukunan dan persatuan. Pertemuan yang diselenggarakan untuk mengupas permasalahan dan pilihan pemecahannya agar dapat diimplementasikan di wilayah Poso pada pasca konflik ini, merupakan salah satu bentuk kontribusi dan partisipasi dunia ilmu pengetahuan dan penelitian untuk turut memberikan bantuan kepada pemerintah daerah dalam upayanya memulihkan kondisi sosial ekonomi Poso. Dengan terbitnya buku ini diharapkan dapat menjadi sumbangan yang berarti bagi penyelesaian masalah di wilayah Poso khususnya, juga wilayah lain umumnya yang memiliki permasalahan yang sama.


Penulis : Syavitri Dyah W.I.K.R, Akmadi Abbas, Budiawati S. Iskandar, Zulrizka Iskandar, Syahyuti, Lidya Ariesusanty
ISBN : 979-3673-31-1
Subyek Klasifikasi : 1. Kelembagaan. 2. Ketahanan pangan. 3. Pemberdayaan masyarakat. 4. Trauma pasca konflik.
Kolasi : viii; 88hlm; 14,8x21cm
Tahun Penerbitan : 2005
Penerbit : LIPI PRESS

Satker: B2PTTG
This entry was posted in Buku Ilmiah. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>