Pusat Penelitian Politik Year Book 2005 “Politik BBM”

PenulisArtikelAbstrak
Agus R. Rahman Ekonomi Politik BBM: Cengkeraman Investasi Perusahaan Minyak Global dan Pengurangan Subdisi BBM Suatu hal yang tidak dapat dibantah dalam perekonomian Indonesia sejak Orde Baru adalah peranan sektor Bahan Bakar Minyak (BBM) atau Minyak dan Gas (Migas) sebagai sumber utama penerimaan dalam negeri pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Selama dua Pelita (Pelita II dan Pelita III), peranannya sangat sentral, kemudian melemah sejak tahun ketiga Pelita IV (Tahun Anggaran 1986/1987), hingga tahun keempat Pelita VI (Tahun Anggaran 1997/1998). Sektor ini pula lalu menjadi icon yang paling utama dalam perekonomian Orde Baru, di samping bantuan luar negeri dan investasi asing, guna menggerakkan pembangunan ekonomi yang cenderung sangat mengandalkan pada masuknya modal luar negeri
Heru Cahyono Konflik dan Pelanggaran pada Pilkada Langsung 2005: Elite Politik hendak ke Mana? Indonesia pada tahun 2005 memulai babak baru bagi sejarah demokrasi, yakni dengan diadakannya pemilihan kepala daerah (pilkada) secara langsung yang dilaksanakan nyaris serentak di ratusan daerah kota/kabupaten maupun provinsi. Pilkada langsung sendiri memiliki arti penting bagi daerah apakah akan mampu terpilih pemimpin yang jujur dan kapabel, sebagai sebuah ukuran penting untuk melihat apakah sebuah pemilu membawa keberhasilan dalam proses demokratisasi, khususnya bila mempertimbangkan kondisi Indonesia yang tengah berada pada tahap transisi demokrasi. Apakah dengan pilkada langsung, bisa menghasilkan pemimpin daerah yang lebih baik, atau justru terpilihnya para politisi lama yang bukan bermodalkan kapabilitas, karena kemenangan ternyata dapat diperoleh melalui praktik-praktik permainan curang, politik uang, dan semacamnya. Bila demikian kenyataannya berarti telah terjadi pemborosan, mengingat penyelenggaraan pilkada telah menghabiskan dana yang amat mahal, belum lagi bila dihitung ongkos sosial yang ditimbulkan akibat kerusuhan dan konflik yang menyertai pelaksanaan pilkada itu
Emilia Yustiningrum Human Disaster Relief Pasca Tsunami di Aceh: Perdebatan Konseptual dan Implementasi Beragam bantuan mengalir ke Aceh, mulai dari dana kemanusiaan, obat-obatan dan bahan makanan, tenaga sukarelawan, bantuan militer, serta program-program pemulihan masyarakat pascabencana tsunami. Bantuan internasional ini datang dari pemerintahan, organisasi internasional, dan juga lembaga donor swasta internasional. Hal yang menarik untuk dikaji adalah mengapa dunia internasional memberikan bantuan berupa human disaster relief pasca-tsunami di Aceh dan bagaimana implementasinya
Siswanto Mengkritisi Isu Papua di Kongres Amerika Serikat Kebijakan luar negeri Indonesia berpihak kepada kepentingan nasionalnya. Pandangan ini setidaknya diatur oleh suatu Undang-Undang. Pasal 3, UU No. 37 Tahun 1999 menyatakan bahwa Indonesia kebijakan luar negerinya berpijak pada prinsip bebas aktif dan diabdikan untuk kepentingan nasionalnya. Salah satu kepentingan nasional Indonesia adalah menjaga kedaulatan nasionalnya. Isu disintegrasi Aceh dan Papua menjadi ancaman terhadap kedaulatan dan keutuhan NKRI. GAM di Aceh berusaha memerdekakan diri. Walaupun sudah ada kesepakatan damai Helsinki, penyelesaian masalah disintegrasi Aceh masih dalam proses. Sementara itu, OPM di Papua juga berjuang untuk memerdekakan diri dan mulai mendapat simpati sebagian kecil masyarakat internasional. Singkatnya diplomasi Indonesia berjuang untuk menjaga kepentingan nasional, kedaulatan nasional, dan keutuhan wilayah NKRI
Riza Sihbudi Timur Tengah, Amerika, dan Terorisme Pertengahan November 2005, Perdana Menteri Israel, Ariel Sharon, membuat keputusan yang mengejutkan ketika ia menyatakan keluar dari Partai Likud, dan membentuk partai baru berhaluan tengah, Partai Kadima. Di partai barunya ini Sharon mengajak serta mantan Pemimpin Partai Buruh, Shimon Peres. Padahal Sharon termasuk pendiri Partai Likud yang dikenal berhaluan keras (kanan) ini. Sebelumnya, Sharon juga membuat langkah yang mengejutkan, ketika ia memutuskan untuk secara sepihak menarik mundur pasukan pendudukan Israel dari wilayah Jalur Gaza. Kejutan lain terjadi di Republik Islam Iran, yaitu ketika Wali Kota Teheran, Mahmoud Ahmadinejad, yang kurang dikenal luas, berhasil memenangi pemilihan presiden di negeri kaum mullah ini pada Juni 2005

Penulis : Agus R Rahman, Heru Cahyono, Emilia Yustiningrum,
Siswanto, Riza Sihbudi

Dewan redaksi : Penanggung Jawab: Ikrar Nusa Bhakti. Pemimpin Redaksi: Dhurorudin Mashad. Dewan Redaksi: Ikrar Nusa Bhakti, Riza Sihbudi, Syamsuddin Haris, Tri Ratnawati, M. Hamdan Basyar, Awani Irewati. Redaksi Pelaksana: Heru Cahyono, Moch. Nurhasim, Agus R. Rahman, Sri Yanuarti, Sri Nuryantil. Sekretaris Redaksi: Indriana Kartini.
ISSN : 0216-1087
Tahun Penerbitan : 2010
Penerbit : LIPI PRESS

year_book_k.jpg (4 KB)

year_book_k.jpg (4 KB)

Satker: P2Politik
This entry was posted in Politik - Year Book. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>